July 29, 2008

Doug dan Deco. Apakah di kehidupan sebelumnya mereka adalah saudara kandung?

Apakah mungkin? Benarkah itu mungkin?

Yang jelas, post kali ini bukan berarti gue ngelanjutin post yang sebelumnya tentang wajah Doug dan Deco yang serupa tapi tak sama. Atau membahas apakah mereka benar adalah saudara kandung di kehidupan yang sebelumnya, karena gue bukan cenayang. Gue cuma mau bilang:

Gue suka sama mereka berdua.

Cuma itu.
Cukup itu.
Jangan tinggalkan aku, Fernando. *loh?*

yah, intinya emang gak penting sih. cuma karena lo uda terlanjur baca, mau gak mau ya baca juga toh? hoho.

Yang pertama adalah si mas gantheng *begitu Danis menyebutnya* Doug. Fotonya Emang uda pernah gue post, tapi untuk merefresh ingatan lo *kayak pada sudi baca post-post gue sebelum ini. hehe*, gue kasih lagi fotonya.


Beda sama yang di post dulu? Biarin. Khan bosen kalo yang itu-itu aja. Hehe.

Nama lengkapnya Douglas Seann Robb aka Doug Robb. Lahir di Agoura Hills, California, 2 January 1975 (berarti bedanya cuma 14 tahun lah sama gue. Jadi masih ada harapan *what the hell??*) adalah musisi dari Amerika yang merupakan lead-singernya Hoobastank. Dia ini salah satu lulusan dari Agoura High School yang juga pernah jadi sekolahnya Rob Bourdon, Brad Delson, sama Mike Shinoda-nya Linkin Park (Tau gitu gue dulu titip salam buat mereka ya? Halah)

Pertama gue tau keberadaan ni orang dari video klip Hoobastank yang judulnya The Reason (sekaligus gue menyadari keberadaan Hoobastank. hehe) Pernah liat blom video klipnya? Apa? belum? Yaudah derita lo. Hehe. Yang jelas di awal-awal video, ada cowo sama cewe sebrang-sebrangan (bukan, cowo itu bukan Doug). Trus senyum-senyuman.  Trus lirik-lirikan. Trus kejar-kejaran di taman. Lagu berubah jadi Kuch Kuch Hota Hai *loh?* Gak ding. Pokoknya entah gimana ni cewe nyebrang trus ketabrak mobil *oke, emang videonya agak aneh sih* Dan tiba-tiba muncul lah Doug di balik setir sebuah mobil sambil nyanyi. Bukan, bukan dia yang nabrak. Eh, tapi gue gak tau juga sih. Soalnya tiba-tiba tu cewe terkapar di belakang mobil dia. Tapi di video klipnya yang nabrak beda mobil kok. Halah. persetan dia yang nabrak atau bukan, yang jelas begitu ngeliat dia di video klip itu *untuk pertama kalinya*, gue terpana. Ternyata gue inget kalo gue harus belajar nyetir. Eh, bukan ding. Pokoknya gue terpana ngeliat dia.

Entah kenapa gue ngeliat cowo itu kok gimanaaa gitu. Bahasa ABGnya tu cute abezzz.
Mukanya imut-imut manis gimanaaa gitu. Rsany ada coklat dan stroberi *ini bukan ngebahas permen ya?* Pokoknya tipe-tipe cowo baik-baik dengan sentuhan-sentuhan agak Asia(?) atau Latin (?) *sejujurnya gue gak sejago itu nilai muka orang*. Apalagi suaranya mangstap. Cute, jago musik, suaranya oke. Wuih. Tipe gue banget. Sayang, gue bukan tipe dia haha *ngarep*.

Dari situlah gue mulai memperhatikan yang namanya Doug Robb. Bukan, bukan stalker, hanya agak-agak mata-mata dan suka nguntit *sama aja*. Gue jadi suka histeris sendiri kalo ngeliat video klip Hoobastank. Bagi gue, dia satu-satunya *Dulu aku belum ketemu kamu kok, Pram. hehe*, sampe akhirnya gue menyadari keeksisan orang ini:




Inilah dia, Anderson Luis de Souza aka Deco. Lahir di São Bernardo do Campo, Brazil, 27 Agustus 1977 (tampang lebih tua, ternyata umur lebih muda dari Doug). Dia adalah pemain bola profesional yang bermain untuk tim Portugal secara internasional, dan baru-baru ini dikontrak oleh Chelsea. Pertama kali gue liat, tampang dia gak gini ding. Lebih tepatnya gini:


Deco abis kejedug *gak tau ding. hehe*

Kurang lebih itu lah, pas dia main untuk timnas Portugal di Piala Dunia 2006. Jujur, gue bukan pemerhati bola banget dan itu benar-benar kali pertama gue ngeliat tu orang. Dan gue jadi suka karena..

Dia mirip Doug Robb. Idola gue.

Hehe. Iya gak sih? Bodo ah bagi yang bilang gak. Pokoknya gue bilang sih mirip. Dan karena gue suka Doug, akhirnya gue suka Deco. Doug dan Deco. Tuh khn namanya mirip-mirip. Pasti mereka sebenarnya saudara deh *maksa*. Dan karena gue tertarik pada Deco *yang notabene mirip Doug itu - bagi gue*, gue jadi perhatiin dia main bola, terutama pas ngebela timnas Portugal. Dan ternyata dia main bagus. Dan akhirnya gue suka dia sebagai Deco, bukan semata-mata sebagai bayangan Doug *Tsahh*. Walaupun kadang gue suka ngebayangin juga si Deco tiba-tiba nyanyi if I Were You-nya Hoobastank di tengah lapangan *bukan imajinasi yang penting*. Keren, jago olah raga, almost perfect. Kekurangannya cuma satu: dia udah nikah, punya anak pula. Huhu. Eh, tapi kabar-kabarnya sih uda cerai. Gak papa de *apanya yang gak papa??*

Yah begitulah kisah kenapa gue bisa concern banget sama dua pria itu. Jadi apa hubungannya sama judul post kali ini? Lah, khan uda gue bilang emang gak ada hubungannya. Walaupun gue yakin sih, di kehidupan sebelumnya mereka pasti saudara kandung. Atau jangan-jangan mereka saudara yang terpisah sejak kecil? Seperti di telenovela-telenovela itu loh. Mungkinkah?

1 comment:

Have any comment? Come on, I know you do! ;)